Kamis, 11 Desember 2008

Milan Bersepakat dengan Tiago Silva

tago silvaAkhirnya Milan telah mencapai kata sepakat dengan bek dari brasil tiago silva, Sebuah kabar dirilis oleh SKY Sport Italia, yang menyatakan bahwa Milan telah bersepakat dengan defender asal Brasil Thiago Silva dari Fluminense.

Hal ini memeberikan angin segar kepada pihak rossoneri setelah musim depan akan di tinggal pension oleh legenda hidup Milan paolo maldini,

Sang pemain dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan klub, dan dia akan hadir di San Siro pada bursa transfer musim panas tahun depan

Milan sebenarnya membutuhkan defender segera, namun kepindahan pada bulan Januari dirasa tidak memungkinkan karena Rossoneri tidak diperbolehkan mendatangkan pemain non-EU yang kuotanya telah habis.

Oleh karena itu perubahan akan terjadi pada akhir musim, dan Silva akan datang kemudian. Ini adalah kabar bagus bagi Milan yang benar-benar membutuhkan seorang defender.
Pihak klub telah melakukan langkah yang baik setelah mengalahkan saingannya dari Inter, Villarreal dan Chelsea. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa klub Italia ini akan membayar Fluminense dengan nilai berkisar €10 juta untuk sang pemain muda itu.
Yang belum terjadi saat ini adalah penandatanganan kontrak dan pernyataan resmi dari Milan yang diperkirakan akan terjadi beberapa hari kedepan.

dengan kesepakatan ini semoga krisis di lini belakang yang dihadapi oleh rossoneri dapat segera teratasi

Juventus Ketemu Milan di pekan 16

Milan Vs JuventusDi pekan ke 16 Milan harus berjibaku dengan Juventus dalam laga lanjutan serie A italia, dimana kedua tim ini duduk di peringkat dua dan 3 klasemen sementara liga italia dengan point sama 30, selisih 6 poin dari pimpinan sementara inter Milan

Pertemuan antara Milan dan juve merupakan pertandingan klasik juga di Italia, meliahat kedua tim ini merupakan pengumpul scudetto terbanyak pertama dan ke dua di daratan Italia,
Berikut ini data dan fakta Juventus dan Milan dalam beberapa dekade ini, Lebih dari 107 tahun sejarah sepakbola Italia, persaingan Juventus dan AC Milan merupakan rivalitas terbesar sepanjang masa, dan kini Milan ingin menjalani kesuksesan ketiganya.

Menjelang pertandingan paling klasik diantara klub-klub Italia telah dimulai (sejak 28 April 1901), paling sering bertemu, paling kaya gelar (Milan terbaik gelar internasional dan Juventus kedua, Juventus terdepan gelar Italia dan Milan kedua, Juventus memenangkan Golden Ball satu lebih banyak dari Milan).

Satu-satunya pertemuan yang merupakan All Italian Final di Liga Champions, 28 Mei 2003 di Manchester dengan kemenangan untuk Rossoneri.

Kini waktunya untuk Juve-Milan, sebuah laga bagi Carlo Ancelotti saling bertemu di Turin sembilan kali sebagai pelatih. Sebagai pelatih Juventus Ancelotti unggul dua kali dan kalah sekali. Sebagai pelatih Milan, selama itu Milan membukukan tiga kekalahan, dua kemenangan, dan sekali menang.

Dalam sembilan partai terakhir, Milan berhasil dua kali menang (2-0 di 1999 dan 3-1 di 2004), dan kedua musim tersebut Rossoneri juga berhasil merengkuh scudetto. Dan musim ini Milan ingin merengkuh kesuksesan ketiganya jika berhasil mengatasi Juventus di Turin.
Satu pemain yang menanti pertandingan itu dengan lapar gol adalah Andriy Shevchenko. Striker Ukraina itu mencetak enam gol melawan Juventus, lima di San Siro dan satu di Stadio Delle Alpi.
Andriy belum pernah mencetak gol di gawang Bianconeri saat ertanding di Stadio Olimpico. Namun dia berhasil menjadi penentu pada adu penalti di Old Trafford, Manchester, saat final Liga Champions.

Kita semua berharap Milan mampu mengalahkan juventus untuk merebut peringkat ke 2 dan bahkan mendekatkan selisih poin ke pimpinan sementara Inter Milan,

Selasa, 09 Desember 2008

Gattuso Cedera samapi akhir musim

Gattuso CederaSetelah tampil penuh pada laga melawan Catania kemaren, gatuso melaukan tekel yang cukup keras, akan tetepi si badak masih tetep ngotot dalam penampilanya malam itu, sampai laga usai sehinggal Milan masih dapat mempertahankan kedudukan 1-0 sampai peluit panjang dibunyikan

Akan tetapi kabar buruk datang setelah laga usai gattuso merasakan sakit di bagian lutut kananya dan setelah di lakukan pemeriksaan ternyata ada salahsatu otot ligament lutut gattuso yang putus dan hal ini menyebabkan gattuso tidak dapat meperkuat Milan maupun timnas Italia paling tidak sapai 6 bulan mendatang

Seusai pertandingan ia mengeluh sakit dan hasil pemeriksaan menemukan ada ligamen yang putus. Pihak Milan pun memutuskan membawa pemain ke Antwerp, Belgia, untuk menemui spesialis operasi lutut, Marc Martens, hari Rabu ini.

Jika hasil konsultasi dengan sang dokter mengharuskan Gattuso naik meja operasi, bisa dipastikan pemain berusia 30 tahun itu perlu waktu lama untuk pulih. Biasanya, operasi di bagian lutut minimal memerlukan recovery enam bulan. Jika demikian, musim ini sudah berakhir buat Gattuso.

Gattuso tetap jadi andalan lini tengah Milan dan skuad Azzurri. Di skuad Rossoneri, pelatih Carlo Ancelotti bisa memainkan Massimo Ambrosini untuk menjalankan fungsi Gattuso, atau juga Mathie Flamini yang bahkan pernah dijuluki Gattuso-nya Arsenal.

Kita tunggu saja semoga si gattuso cepet pulih dari cindera dan sembuh lebih cepat dari perkiraan dokter, karena tenaga badaknya sangat dibutuhkan oleh Milan saat ini

Minggu, 07 Desember 2008

Milan Vs Catania 1-0

kakaAkhirnya Milan mampu meraih kemanagan juga pada laga liga italia serie A pecan ke 15 yang dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 desember 2008, setelah meraih kemenangan di kandang Catania dengan skor tipis 0-1, hasil goal dari kaka

Sebelum pertandingan ancelloti sempat dipusing kan karena 8 pilar utama tim rossoneri dibekap cidera yang berujung pada urung tampilnya pemian-pemain inti ac Milan, dan sebelumnya terdengar kabar yang kurang sedap bahwa kaka merasa setelah kedatangan ronaldinho dia merasa kehilangan peranya di lini tengah ac Milan

Dengan materi seadanya Milan mencoba menyerang pada awal-awal pertandingan dengan hanya mengandalkan kaka saja dilini tengah tanpa disokong oleh pirlo, ronaldinho dan sedoorff, yang biasanya akan mendukung penyerangan ac Milan,

Dengan materi lini tengah yang codong ke pertahanan Karena pada pertandingan tersebut Milan menurunkan 3 gelandang yang notabene adalah gelandang bertahan, sperti flamini, gattuso, dan emerson, Milan berusaha mencari skor

Dan berikut ini jalanya pertandingan yang saya ambil dari tulisan di detik.com, AC Milan sukses mengemas tiga angka usai menundukkan Catania 1-0 di San Siro. Tim tamu boleh amat kecewa karena tak mendapat penalti di menit akhir setelah bek Milan Kakha Kaladze terlihat menyentuh bola di kotak terlarang.

Kemenangan Milan ditentukan oleh gol di menit 65 setelah tandukan Kaka menceplos ke gawang Catania. Bola tampaknya tipis mengenai Andriy Shevchenko meski Kaka tetap mengklaim gol itu.

Sementara di menit-menit akhir Catania memprotes keputusan wasit yang hanya memutuskan sepak pojok untuk mereka, dan bukannya tendangan di titik 12 pas, karena Kaladze terlihat menyentuh bola sepakan Gianvito Plasmati di kotak terlarang.

Hasil di giornata 15 itu sendiri membuat Milan bergeming di posisi tiga klasemen dengan poin 30, setara dengan Juventus yang juga meraih kemenangan. Kedua tim itu juga sukses menjaga jarak enam angka dari pemuncak klasemen Inter Milan, rentang yang sebelumnya sempat memanjang sampai sembilan.

Dalam pertandingan, di menit keenam Andriy Shevchenko mencatat peluang pertama untuk Milan. Dia sukses menanduk bola hasil umpan silang kendati arah bola masih di atas mistar.
Milan masih terus menekan dan kiper Albano Bizzarri beberapa kali dipaksa membuat penyelamatan. Pada menit 11 dari upaya Paolo Maldini yang menyambut operan Pato, sedangkan semenit setelahnya dari Gennaro Gattuso.

Catania mencuri celah di menit 13. Namun, sepakan jarak jauh Giuseppe Mascara masih membentur tiang gawang Milan. Ini satu dari peluang nyata yang jarang didapatkan Catania di babak pertama karena setelah itu Milan kian gencar menekan.

Bizzarri kembali diuji di menit 14 lewat sepakan Kaka yang berhasil ditepisnya. Di menit 23 tendangan Kaka kembali dimentahkan Bizzarri yang lagi-lagi menghalau bola untuk berbuah sepak pojok. Sebelumnya di menit 17 tandukan Emerson juga masih melambung.

Delapan menit sebelum jeda, Kaka mengoper bola ke Sheva yang ada di sebelah kirinya. Tapi sodoran bola terakhir yang diarahkan ke muka gawang masih belum mengubah kedudukan.

Di babak kedua Milan masih terus gencar melakukan serangan. Dua menit di paruh kedua pertandingan, Kaka melepaskan tembakan yang masih tipis melebar. Pada menit 64 giliran tendangan bebas Pato yang memaksa Bizzarri meregangkan tubuh untuk menepis ke atas gawang untuk membuahkan sepak pojok.

Dari sepak pojok itulah lantas gol Milan lahir. Kaka menyambut dengan tandukan, dan Sheva yang dikawal ketat pemain lawan sama-sama berusaha menjangkau bola. Si kulit bundar lantas bergulir masuk ke dalam gawang Catania. Sheva dan Kaka sama-asma mengklaim gol, meski nama Kaka yang akhirnya terukir di papan skor.

Catania nyaris bikin gol balasan di menit 74. Mascara menanduk bola hasil umpan ke muka gawang dan Christian Abbiati harus menyelamatkan gawangnya seraya menjatuhkan diri.

Pada menit-menit akhir, justru Milan yang berada dalam tekanan Catania yang hendak menyamakan kedudukan. Dalam satu serangan, tim tamu bahkan mengklaim penalti setelah Kakha Kaladze dinilai menyentuh bola hasil sepakan Gianvito Plasmati di kotak terlarang. Tayangan lambat pun memperlihatkan demikian kendati wasit tak berpandangan sama.

Milan pun akhirnya sukses mempertahankan keunggulan 1-0 sampai berakhirnya pertandingan.

Susunan Pemain:

Milan: Abbiati; Zambrotta, Kaladze, Maldini, Jankulovski; Gattuso, Emerson (Favalli 46), Flamini; Kaka, Shevchenko (Antonini 81), Pato

Catania: Bizzarri; Silvestri, Stovini, Terlizzi (Tedesco 63); Sardo, Ledesma, Carboni, Biagianti (Plasmati 68), Sabato; Mascara; Paolucci (Martinez 74)

Kamis, 04 Desember 2008

Pekan 15 Milan Ketemu Catania

lega calcioLanjutan liga italia serie A pekan 15 akan kembali digelar besok tanggal 6 dan 7 Desember 2008, Milan harus menghadapi Catania di sansiro sebelum meinggu selanjutanya Milan benar-benar melakoni ujian yang cukup berat setelah harus pergi tandang ke kandang juventus

Setelah 4 pertandingan yang kurang memuaskan atau bahkan mengecewakan hasil yang di dapat Milan, sebenarya para tifosi mengharapakan Milan dapat merebut poin penuh agar peluang untuk perburuan scudetto musim ini bisa terrealisasi setelah 4 musim belakangan ini Milan miskin gelar domestic

Disamping pihak inter Milan harus menghadapi partai yang tak kalah beratnya saat harus bentrok dengan Lazio yang notabene moral merekan sedang tinggi-tingginya setelah berhasil melangkah ke babak 4 besar coppa italia setelah berhasil menundukan Ac Milan dengan pertandingan yang cukup dramatis setelah perpanjangan waktu

Degan kata lain jika inter bermain imbang dengan Lazio atau bahkan kalah maka ini lah kesempatan Milan agar mampu mendekatkan posisi rossoneri untuk mengejar perolehan poin inter yang sekarang ini berselisih 6 poin, dengan catatan Milan mampu menang
jadi wajib kita tunggu hasil pertandingan milan dan catania yang rencananya akan di siarkan oleh Trans 7 pada hari minggu pukul 21:00, buat pala milanisti wajib nonton heee

Berikut ini jadwal lengkap pekan ke 15
Atalanta vs Udinese
Cagliari vs Palermo
Chievo vs AS Roma
Lazio vs Inter Milan
Lecce vs Juventus
Milan vs Catania
Napoli vs Siena
Reggina vs Bologna
Sampdoria vs Genoa
Torino vs Fiorentina

Rabu, 03 Desember 2008

Milan Kandas Di coppa Italia

milan vs LazioMilah harus mengakui keunggulan Lazio dalam Coppa Italia yang terjadi dini hari tadi dengan skor 1-2, sehingga hasil ini membuat kita harus menanggung hasil yang kurang menyenagkan setelah minggu kemaren di pekan 14 serie A Milan juga mengalami kekalahan dari Palermo
Butut dari kekalahan tersebut Milan harus merelakan satu tiket ke babak empat besar di ajang kelas dua di negri spageti tersebut,

Berikut jalanya pertandingan yang saya ambil asli dari detik.com, Di awal pertandingan sebuah tendangan jarak jauh Cristian Ledesma berhasil diselamatkan oleh penjaga gawang Milan, Nelson Dida. Namun di menit ke-19 giliran tuan rumah yang memiliki peluang.

Umpan panjang nan cantik dari Clarence Seedorf di terima oleh Shevchenko yang tinggal berhadapan dengan kiper Nestor Fernando Muslera. Pun mantan punggawa Chelsea ini melakukan operan kepada Giuseppe Favalli, namun bola tendangan mantan pemain Lazio itu masih jauh dari sasaran.

Di akhir babak pertama Lazio memiliki peluang peluang melalui Stephan Lichsteiner dan tendangan bebas Aleksandr Kolarov yang masih belum berhasil menembus gawang Dida. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Dida kembali menjadi penyelamat setelah menghempaskan peluang yang dimiliki Pandev di menit ke-54.

Di menit ke-66, Milan harus kehilangan Emerson. Tekel pemain Brasil ini kepada David Rozenhal dinilai wasit layak mendapat kartu kuning, namun itu sudah cukup untuk mengeluarkannya dari lapangan karena sebelumnya telah menerima hukuman yang sama.

Dengan sepuluh orang, Milan malah unggul lebih dahulu melalui Shevchenko di menit ke-78. Pemain Ukraina ini merebut bola dari tengah lapangan dan menusuk pertahanan Lazio. Dengan sepakan kaki kirinya bola melesat ke sudut kanan bawah Muslera yang hanya bisa terpana. 1-0 untuk Rossoneri.

Sembilan menit kemudian Lazio mendapatkan peluang setelah Daniele De Silvestri melakukan overlapping. Bola pun diserahkan pada Zarate dan diteruskan pada Pandev. Wasit menujuk titik putih setelah nama terakhir dijatuhkan oleh Favalli di kotak terlarang.

Zarate yang ditunjuk menjadi eksekutor tidak membuang kesempatan ini untuk menaklukan Dida. Kedudukan pun imbang 1-1.

Di sisa waktu yang tinggal tiga menit lagi kedua tim gagal menambah gol. Laga pun dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu.

Peluit baru dibunyikan wasit, Lazio langsung menekan. Sebuah first-touch melambung dari Zarate berhasil melewati Marek Jankulovski. Bola dikejar oleh Pandev dan ia berhasil melesakkannya tanpa ampun ke gawang Milan

Tidak mau dipermalukan di kandang sendiri, Milan mencoba mengejar ketertinggalan melalui Ronaldinho. Namun tendangan bebasnya masih urung menghasilkan gol. Sampai pertandingan berakhir Lazio tetap unggul 2-1, Milan pun tersingkir dari Copa Italia.

Susunan Pemain:

Milan: Dida; Antonini (Jankulovski 76), Senderos, Kaladze, Favalli; Flamini, Emerson, Seedorf (Zambrotta 73), Kaka, Ronaldinho; Shevchenko (Cardacio 85)

Lazio: Muslera; Lichtsteiner (Meghni 42), Rozehnal, Diakite, Kolarov; Dabo (Mauri 85), Ledesma, De Silvestri; Foggia; Rocchi (Zarate 72), Pandev

Selasa, 02 Desember 2008

Saatnya Milan Bangkit

Coppa ItaliaSetelah tiga pertandingan terakhir Milan gagal meraih poin penuh, dan bahkan gawang abbiati harus kebeobolan 7 goal, dengan hanya memasukan 5 goal, maka inilah saatnya Milan bangkit saat harus menghadapi Lazio di laga perempatfinal copa italia dini hari nanti
Mungkin pertandingan ini merupakan titik balik Milan seperti keadaan saat dua pertandingan awal liga italia dimana saat itu Milan mengalami 2 kekealhan berturut-turut sehingga rossoneri melorot sampiai urutan 19 klasemen sementara, dan diawalai dengan kemenagan besar Milan melawan Lazio kemudian Milan melaju dengan 16 pertandingan tanpa kalah di semua laga yang dilakoni Milan, sehinga Milan sempat mendudukin puncak klasemen walaupun hanya satu pekan
Akan tetapi saat laga nanti Milan bukanya tanpa masalah, dikarenakan Milan kemungkinan tidak bisa diperkuat oleh pirlo dan pato yang memegang peranan penting di masing-masing posisi, meskipun pelapis mereka tidak kalah mentereng akan tetapi tanpa kehadiran mereka sedikit banyak mempengaruhi penampilan Milan nanti
Saat ini merupakan minggu yang mengecewakan bagi Pirlo, setelah terpaksa hanya dapat menyaksikan pertandingan dari pinggi lapangan sekali lagi, mengingat dirinya baru pulih dari cedera.
Sementara itu, Pato akan menjalani tindakan pencegahan, karena terkena benturan ketika melawan Palermo akhir pekan ini. Pemain muda Brasil ini terpaksa harus digantikan Inzaghi setelah hanya bermain 29 menit
Patut kita tunggu siapa yang akan dipilih oleh ancelloti untuk menjadi starter agar Milan lolos ke babak selanjutanya,